Rak Cold Storage & Cold Room | Hot Dip Galvanized
Ruby Commercial TB10, Summarecon Bekasi  ·  Senin–Jumat 08.00–17.00 WIB Sales: Aria Wardana  0877-7543-4777
BerandaRak Cold Storage
Aplikasi Khusus · Hot Dip Galvanized

Rak Cold Storage & Cold Room — Racking untuk Suhu Minus

Di gudang berpendingin, setiap meter kubik ruang punya biaya listrik yang terus berjalan selama gudang beroperasi. Karena itu kepadatan penyimpanan berdampak langsung pada biaya operasional, bukan sekadar efisiensi lahan. Kami merancang racking cold storage dengan finishing hot dip galvanized dan perhitungan kontraksi termal untuk suhu hingga minus 25 derajat.

−25°C
Suhu operasional
80–90%
Kepadatan maksimal
HDG
Hot dip galvanized
4
Pilihan sistem
Prinsip Dasar

Mengapa Cold Storage Butuh Pendekatan Berbeda

Di gudang biasa, kepadatan penyimpanan adalah soal efisiensi lahan. Di cold storage, ia adalah soal biaya operasional yang berjalan terus. Setiap meter kubik ruang berpendingin harus didinginkan dua puluh empat jam sehari, apakah terisi barang atau tidak.

Konsekuensinya, lorong kosong yang pada gudang kering hanya berarti “lahan terbuang”, pada cold storage berarti “listrik terbuang setiap detik”. Inilah alasan sistem berkepadatan tinggi hampir selalu menjadi pilihan yang benar untuk gudang beku, meski investasi awalnya lebih besar.

Faktor kedua adalah korosi. Setiap kali pintu cold storage dibuka, udara hangat lembab masuk dan langsung mengembun pada permukaan baja yang dingin. Siklus kondensasi dan pembekuan ini berulang puluhan kali sehari, menciptakan kondisi korosi yang jauh lebih agresif dibanding gudang kering mana pun.

Empat Perbedaan Desain yang Wajib

  • Finishing hot dip galvanized — powder coating hanya melapisi permukaan, satu goresan cukup untuk membuka jalan korosi. HDG membentuk lapisan seng yang menyatu secara metalurgi dengan baja dan tetap melindungi meski tergores
  • Perhitungan kontraksi termal — baja menyusut pada suhu minus, sehingga desain anchor dan baseplate harus memberi toleransi pergerakan agar tidak timbul tegangan sisa
  • Column guard lebih tebal — visibilitas operator berkurang di ruang beku akibat kabut dan pakaian pelindung, sehingga risiko benturan meningkat
  • Clearance lebih longgar — pallet sering berembun lalu membeku, menambah dimensi efektif barang beberapa sentimeter
Memakai rak gudang biasa di cold storage adalah penghematan yang mahal. Korosi pada sambungan sering baru terlihat setelah dua sampai tiga tahun, ketika penggantian berarti mengosongkan seluruh ruang beku — biaya gangguan operasionalnya jauh melebihi selisih harga finishing di awal.
Panduan Pemilihan

Empat Sistem Racking untuk Cold Storage

Diurutkan dari efisiensi ruang tertinggi. Pilihan yang tepat bergantung jumlah posisi pallet, variasi SKU, dan anggaran investasi Anda.

SistemKepadatanRotasiInvestasiPaling Cocok Untuk
Mobile Racking 80–90%FIFO/LIFO bebasRp Rp Rp Rp Rp Cold storage premium di atas 3.000 posisi pallet, di mana penghematan energi menutup investasi
Radio Shuttle 60–85%FIFO & LIFORp Rp Rp Rp Gudang beku throughput tinggi, forklift tidak masuk rak sehingga lebih aman dan cepat
Drive-In Rack 60–80%LIFORp Rp Pilihan paling umum di Indonesia — kepadatan tinggi dengan investasi paling terjangkau
Push Back 60–75%LIFORp Rp Rp Rp Forklift bekerja dari aisle sehingga risiko benturan rendah, cocok untuk lane dangkal
Untuk produk ber-expiry ketat seperti dairy dan seafood segar, pallet flow racking memberi rotasi FIFO murni. Sistem gravitasi ini bekerja baik di suhu dingin asalkan roller dan brake dipilih dengan spesifikasi low-temperature.
Data Teknis

Spesifikasi Rak Cold Storage

Spesifikasi berikut berlaku untuk seluruh konfigurasi sistem yang dipasang di lingkungan berpendingin.

ParameterSpesifikasiCatatan
MaterialBaja JIS G3101 (SS400)Sama dengan lini standar
FinishingHot dip galvanizedWajib untuk suhu di bawah 0°C
Suhu operasional+5°C hingga −25°CChiller sampai ruang beku
Kapasitas per level1 – 3 tonMenyesuaikan sistem yang dipilih
Kepadatan ruang60 – 90%Tergantung sistem
Tinggi frame2 – 13 meterTanpa sambungan
Desain anchorToleransi kontraksi termalKritis pada suhu minus
Column guardProfil diperkuatVisibilitas operator berkurang
Clearance palletLebih longgar dari standarAntisipasi embun beku
AksesoriRail pemandu, pallet supportMengurangi risiko benturan
Panduan Praktis

Menentukan Sistem Berdasarkan Skala Gudang

Titik impas antar sistem sangat ditentukan jumlah posisi pallet dan biaya listrik pendinginan di lokasi Anda.

Langkah Penentuan

Empat keputusan yang menentukan seluruh desain rak.

1
Hitung total posisi pallet
Total posisi = Stok puncak (pallet) × 1,1

Cadangan 10 persen cukup untuk cold storage karena stok umumnya lebih terprediksi dibanding gudang kering.

2
Cek ambang batas sistem
Di bawah 1.000 posisi → Drive-in 1.000 – 3.000 posisi → Drive-in atau Radio Shuttle Di atas 3.000 posisi → Radio Shuttle atau Mobile Racking Penghematan = Selisih kepadatan × Volume gudang × Biaya listrik per m³ per tahun

Naik dari kepadatan 60 ke 85 persen berarti volume dingin yang sama menampung jauh lebih banyak pallet — inilah penghematan yang menutup selisih investasi.

4
Bandingkan payback
Payback = Selisih investasi ÷ Penghematan energi per tahun

Kalau hasilnya di bawah tiga tahun, sistem berkepadatan lebih tinggi biasanya keputusan yang benar.

Aplikasi

Industri Pengguna Rak Cold Storage

Sektor yang mengandalkan rantai dingin dalam operasional penyimpanannya.

Cold Storage Cold Room Gudang Beku (Frozen) Frozen Food Seafood & Perikanan Daging & Unggas Dairy & Susu Es Krim Sayur & Buah Farmasi Cold Chain Vaksin & Biologis Minuman Katering & HORECA Distribusi Cold Chain Ekspor Hasil Laut
FAQ

Pertanyaan Seputar Rak Cold Storage

Urutan efisiensi ruang dingin adalah mobile racking 80 sampai 90 persen, radio shuttle 60 sampai 85 persen, drive-in 60 sampai 80 persen, lalu push back 60 sampai 75 persen. Drive-in paling banyak dipilih di Indonesia karena investasinya paling rendah, sementara mobile racking baru ekonomis di atas 3.000 posisi pallet.

Ruang beku mengalami siklus kondensasi berulang setiap kali pintu dibuka dan udara hangat masuk. Powder coating hanya melapisi permukaan, sehingga goresan kecil langsung membuka jalan korosi. Hot dip galvanized membentuk lapisan seng yang menyatu secara metalurgi dengan baja dan tetap melindungi meski permukaan tergores.

Rak dengan finishing hot dip galvanized dirancang untuk beroperasi pada rentang chiller sekitar 0 sampai 5 derajat Celsius hingga ruang beku sekitar minus 25 derajat Celsius. Yang perlu diperhitungkan pada suhu sangat rendah adalah kontraksi termal baja dan desain anchor pada baseplate.

Umumnya mulai ekonomis di atas 3.000 posisi pallet. Di bawah itu, selisih investasi mobile racking sulit tertutup penghematan energi. Di atas itu, penghematan volume ruang berpendingin mulai memberi pengembalian yang nyata karena setiap meter kubik ruang beku mahal biaya listriknya.

Bisa, tetapi kurang efisien. Kepadatannya hanya 30 sampai 40 persen, artinya lebih dari separuh volume ruang berpendingin terpakai untuk lorong kosong yang tetap harus didinginkan. Untuk cold room kecil masih masuk akal, untuk gudang beku besar jelas boros.

Empat hal: finishing hot dip galvanized untuk ketahanan kondensasi, perhitungan kontraksi termal pada desain anchor dan baseplate, column guard lebih tebal karena visibilitas operator berkurang di ruang beku, serta clearance lebih longgar untuk mengakomodasi pallet yang berembun dan membeku.

Butuh Konsultasi Rak Cold Storage?

Kirimkan denah ruang dingin, suhu operasional, jumlah SKU, dan target posisi pallet — tim engineering kami akan merekomendasikan sistem yang paling efisien secara energi beserta penawaran resmi. Survey lokasi gratis area Jabodetabek.

WhatsApp Pak Aria
atau telepon 0877-7543-4777 · Senin–Jumat 08.00–17.00